oscobatam@gmail.com
Sabtu, 21 Maret 2020

PILKADA BATAM - Kembalikan Berkas ke PAN, Osco Sampaikan Keprihatinan terhadap Bima Arya

osco-pan

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Ketua Perhimpunan Alumni Jerman, Osco Olfriadi Lettunggamu bersama segenap timnya, diantaranya Perempuan Demokrat Kepri, Insan Muda Demokrat Indonesia dan Sahabat Osco mengembalikan berkas pendaftaran Calon Wakil Wali Kota (Cawawako) Batam ke DPD PAN Kota Batam, Jumat (20/3/2020).

Tidak hanya bicara pencalonannya, dalam kesempatan itu pria yang akrab disapa Osco ini menyampaikan, keprihatinannya atas merebaknya Covid-19 (virus Corona) di Batam dan secara umum hampir di seluruh Indonesia.

Keprihatinannya mendalam, terkhusus disampaikan kepada keluarga besar Partai Amanat Nasional (PAN), atas apa yang menimpa kader terbaik PAN yang juga Wali Kota Bogor, Bima Arya yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

"Keprihatinan saya yang mendalam atas apa yang menimpa kader terbaik PAN, pak Bima Arya yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Mudah-mudahan beliau bisa melewati masa karantina dan dinyatakan sembuh," kata Osco kepada wartawan, usai pengembalian berkas Cawawako Batam di PAN.

Terkait pengembalian berkas ke PAN, Osco mengaku merupakan partai keempat sebagai tempat mengadu visi misi untuk mendapatkan golden tiket, setelah sebelumnya mendaftar untuk posisi yang sama di Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Hanura dan terakhir adalah PAN.

"Saya terima kasih sudah diterima dengan baik, dan tentu saya siap mengikuti aturan main dan mekanisme yang ditetapkan," ujarnya.

"Hari ini kami secara resmi mendaftar di PAN, tapi komunikasi sudah kami bangun jauh-jauh hari sebelumnya, bahkan saya sudah ketemu pak Ketum didampingi pak Safari dan kita siap ikuti prosedur," ujar pemilik tagline Harapan Baru Batam ini.

Meski hanya mendaftar di empat partai, lanjutnya, namun menurutnya pihaknya sudah membangun komunikasi politik dengan berbagai partai dan tokoh politik di Kepri, bahkan di nasional, diantaranya dengan PPP, Golkar dan PDIP.

Ditempat yang sama, koordinator Tim Penjaringan yang juga Ketua Bappilu PAN Batam, Faizal Ola mengaku partai PAN yang lahir di era reformasi ini sifatnya sangat terbuka, karenanya PAN memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh tokoh politik dan profesional bisa maju lewat PAN.

Hingga Jumat (20/3/2020) siang, lanjutnya, panitia penjaringan baru menerima dua pengembalian berkas dari 8 kandidat yang sudah mengambil berkas di tim penjaringan Cawako dan Cawawako Batam untuk periode 2020-2024.

"Dua yang sudah mengembalikan formulir yakni saudara Johannes Tarigan dan Saudara Osco, sementara sisanya dijadwalkan di Hari Senin pekan depan," ungkapnya didampingi Amrullah Hamid selaku sekretaris tim penjaringan PAN.

Ditambahkan, bahwa setelah penerimaan berkas selesai maka jadwal selanjutnya adalah melakukan verifikasi berkas dan juga bedah vis misi bakal calon yang dijadwalkan pada tanggal 4 April mendatang.

"Kita targetkan seluruh rangkaian penjaringan selesai sebelum masuk bulan puasa," ungkap Amrullah Hamid.

7 Calon Mendaftar

Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Batam membuka pendaftaran atau penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota pada Senin (9/3/2020).

Memasuki hari kedua penjaringan, ada 7 orang yang telah mendaftar.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) PAN Kota Batam Safari mengatakan bahwa untuk hari kedua yaitu Selasa (10/3/2020) ada dua bakal calon yang mendaftar di penjaringan partai yang di pimpin olehnya itu.

"Untuk hari kedua Helmi Helmilton dan Haris Lambey yang mendaftar di penjaringan PAN," ujarnya saat dikonfirmasi.

Sedangkan untuk hari pertama Senin (9/3/2020) dikatakan Safari ada lima bakal calon yang melakukan pendaftaran di penjaringan PAN kita Batam.

Kelima orang yang mendaftar di penjaringan PAN Kota Batam ialah Amsakar Achmad, Lukita Dinarsyah Tuwo, Mustofa Widjaya, Olfriady Letunggamu (Osco) dan Yohanes Tarigan.

Seperti diketahui penjaringan PAN kota Batam dibuka mulai 9 Maret 2020 sampai 23 Maret 2020 atau sekitar dua minggu lamanya.

Selanjutnya nantinya setelah penutupan pendaftaran penjaringan PAN Kota Batam akan dilakukan pleno penetapan yang akan direkomendasikan ke DPP PAN.

"Setelah penutupan pendaftaran kami akan plenokan di DPD PAN Kota Batam dan hasilnya kami serahkan ke DPW dan DPP lalu keputusan akhir di DPP," ujar Safari.

PKS Menanti Rekomendasi Nama

Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanti keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS terkait nama yang diusung dalam Pemilihan Wali kota (Pilwako) Batam.

Ketua PKS Kota Batam, Syarifuddin Fauzi mengatakan, pihaknya belum mendapatkan rekomendasi atau putusan DPP PKS terkait siapa calon yang akan di dukung dan partai yang akan di ajak koalisi untuk Pilwako Batam nantinya.

Fauzi menyebutkan bahwa pihaknya saat ini menjelaskan tugasnya yaitu berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk Pilkada Batam.

"Tugas kami di daerah berkomunikasi dengan calon dan parpol. Hal itu sudah kami lakukan," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Minggu (1/3/2020).

Pihaknya akan patuh dengan keputusan, jika DPP sudah mengeluarkan keputusan terkait dukungan untuk nama yang direkomendasikan untuk maju pada Pilwako Batam, termasuk arah koalisi.

"Jika Surat Keputusan (SK) sudah diterbitkan DPP, maka tidak ada alasan bagi kami untuk menunda pengumuman siapa calonnya partai apa saja koalisinya," ujarnya.

"Jika Surat Keputusan (SK) sudah diterbitkan DPP, maka tidak ada alasan bagi kami untuk menunda pengumuman siapa calonnya partai apa saja koalisinya," ujarnya.

Hal itu sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan penyelenggaran pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.

Untuk Pilwako Batam, belum ada partai politik di Kota Batam yang mengumumkan bakal calon serta koalisi partai politik.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kian intens berkomunikasi dengan Partai Nasdem jelang Pemilihan Wali kota (Pilwako) Batam.

Ketua DPC Hanura Kota Batam, Iwan Krisnawan menyabut, komunikasi yang dibangun tidak menutup kemungkinan berujung pada koalisi di Pilkada Batam.

Komunikasi antar dua partai ini begitu sering terlihat, khususnya pada awal 2020.

"Pertemuan Hanura dengan Nasdem bentuknya komunikasi politik. Tidak tertutup kemungkinan bisa saja (koalisi). Karena perolehan kursi Hanura dan Nasdem cukup dan memenuhi syarat 20 persen," ujarnya, Kamis (27/2/2020).

Iwan mengatakan, jika nantinya Hanura dan Nasdem berkoalisi, pihakanya akan mengusung petahana pada Pilkada Batam.

Seperti diketahui, Partai Nasdem merupakan pengusung Wali kota dan Wakil Wali kota Batam, Muhammad Rudi dan Amsakar Ahmad.

Tidak hanya dua partai politik itu, sejumlah partai politik lain diketahui makin intens melakukan komunikasi untuk menghimpun kekuatan untuk bertarung di pesta demokrasi 5 tahun sekali itu.

Sumber