oscobatam@gmail.com
Januari 17, 2020

Osco : Batam Harus Dipimpin Orang Yang Mampu Bangun Investasi

Batam, (MetroKepri) – Meskipun BP maupun Pemerintah Kota Batam telah berupaya keras memaksimalkan berbagai potensi Batam sebagai Kawasan Industri, Perdagangan dan Pelabuhan Bebas, namun pertumbuhan ekonomi dan investasi di Batam masih terbilang lambat.

“Batam harus dipimpin oleh orang yang mampu membangun investasi ril melalui baragam potensi yang ada, serta mengejar pengakuan pusat maupun internasional,” kata Bakal Calon Wakil Walikota Batam 2020, Olfriady Letunggamu yang akrab disapa Osco, kemarin.

Kata Osco, berbagai solusi, pendapat dan bahkan strategis juga bermunculan dari berbagai pihak dengan latarbelakang yang berbeda-beda dalam pembahasan. Bahkan perubahan kebijakan serta regulasi telah diterapkan oleh pemerintah pusat agar Batam bisa kembali bangkit dan bergairah.

“Di momen Pilkada 2020 ini lah merupakan salah satu harapan bagi warga Batam untuk mendapatkan pemimpin yang benar-benar mampu membangkitkan kembali pertumbuhan perekonomian dan investasi ini,” ujarnya.

Kata Osco, pemimpin Batam kedepannya tidak hanya meningkatkan perekonomian saja, namun memiliki berbagai gebrakan spektakuler dalam menghadapi persaingan global dan target kesetaraan dengan negara tetangga seperti Singapura.

Ia menerangkan mempunyai jaringan bisnis di Eropa, Rusia, Australia dan juga Amerika Serikat sehingga yakin bisa mendatangkan investasi-investasi asing ke Batam. “Tujuannya adalah menaikkan indikator yang selama ini lemah atau mengimprovisasi indikator ekonomi yang kurang naik, sehingga perekonomian di sini bisa menjadi lebih baik dari sekarang,” ujar Osco.

Osco yang merupakan Ketua Umum Alumni Jerman ini merupakan sosok muda yang telah berkiprah dibidang perekonomian baik level nasional maupun internasional. Ia telah mendaftar ke sejumlah partai politik agar diusung maju dalam Pilkada. Berlatar belakang pengusaha ternama, Osco kerap menebar visi ekonominya untuk kemajuan Batam.

“Saya mengikuti Pilwako Batam tahun 2020 ini merasa tertarik untuk terlibat dalam pembangunan Batam, karena Batam banyak potensi yang belum tereksploitasi secara maksimal,” ujarnya. (*)

Sumber